"Ini masalah orang mau nyaman ke bioskop apa enggak. Itu aja sih. Lebih ke sana sederhananya," ujar produser film Ayat-Ayat Cinta itu.
Kendati sejumlah rumah produksi mulai memafaatkan dunia digital untuk sarana mengeluarkan karya, Manoj menilai usaha tersebut akan sulit berhasil jika masyarakat atau penikmat film belum bisa menyesuaikan diri dalam situasi di tengah pandemi ini.
"Masa depan film bukan hancur, hanya beda aja. Orang bisa adaptasi, baru bisa maju. Yang enggak bisa adaptasi, ini bahaya," kata Manoj.
(LID)