Ketika ditanya lebih lanjut oleh Chef Arnold Poernomo, apakah ia menjadi trauma sejak kecelakaan itu. Perempuan lulusan Le Cordon Bleu Culinary Art, Paris, Perancis itu menegaskan ia sama sekali tidak trauma. Disebut Renatta, justru semenjak insiden tersebut dirinya sekarang jadi jauh lebih berhati-hati saat menghadapi gas di dapur.
“Enggak trauma, lihat api dan kompor itu enggak trauma. Tapi kalau mencium bau-bau gas bocor itu, mundur. Ya justru sekarang jadinya lebih hati-hati sama gas,” ucapnya.
Mengalami luka bakar cukup parah akibat insiden ledakan tabung gas ini membuat Renatta harus menjalani masa penyembuhan hingga satu tahun lamanya.
(edh)