JAKARTA - Rumah tangga pasangan Kiwil dan Meggy Wulandari telah berakhir. Gugatan perceraian yang dilayangkan Meggy di awal 2020, bahkan telah dikabulkan oleh pihak Pengadilan Agama Cibinong, Jawa Barat, pada 10 Agustus 2020 kemarin.
Berakhirnya biduk rumah tangga Meggy dan Kiwil, rupanya tak membuat hubungan mantan pasangan suami istri tersebut menjadi adem ayem. Keduanya justru saling serang melalui media, dan sibuk melakukan klarifikasi membenarkan pernyataan masing-masing.
Baca Juga:
Meggy Wulandari: Mas Kiwil Harusnya Berterima Kasih, Bukan Malah Menyudutkan!
Meggy Wulandari Minta Kiwil Buktikan Nafkahi Anak
Ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin, 31 Agustus 2020, Meggy membantah tudingan Kiwil, bahwa dirinya melakukan eksploitasi pada tiga anaknya. Ia justru berharap agar Kiwil bangga memiliki tiga orang anak yang memiliki sifat mandiri, lantaran mau membantu orang tuanya berjualan tanpa diminta.
"Apa yang saya lakukan halal kok. Saya nggak nyuruh anak saya begadang depan kamera. Saya yang berdiri, begadang, kalian bisa lihat di IGTV saya. Anak-anak cuma say hi sama pembeli. Ngebantuin mamanya cuma gitu-gitu doang. Abis itu mereka nonton, main hp, tidur-tiduran. Paling ngabantu cuma cek ongkir ke daerah," ungkap Meggy Wulandari.
"Saya rasa itu hal yang biasa. Justru sebagai seorang bapak, anda tuh harusnya bangga punya anak yang masih kecil tapi punya jiwa mandiri. Sudah bisa mengambil sikap, karena nggak semua anak bisa seperti anak-anak anda," sambungnya.
Sebagai ibu, Meggy berharap agar mantan suaminya dapat menghargai dirinya dan cara ia mendidik putra putrinya dengan susah payah. Ia pun berharap agar Kiwil tidak mencari sensasi dengan melayangkan tudingan tak baik tentang pola asuh dirinya terhadap ketiga buah hatinya.
Baca Juga:
Meggy Wulandari Sebut Kiwil Abaikan Teguran dari Sekolah Anak
Disebut Tak Tanggung Jawab, Kiwil Ungkap Kekesalan pada Meggy Wulandari
Sementara itu, Meggy juga berharap agar tak ada lagi ucapan menyudutkan yang dilayangkan Kiwil pada dirinya. Sebab kedepannya, ia mengaku ingin kembali membina rumah tangga dan tak mau calon suaminya kelak memiliki pikiran buruk tentang dirinya.
"Saya juga pengin punya masa depan yang lain, bersama suami saya yang nanti, dan anak-anak saya. Jadi kalau suara-suara atau dengan statement yang tidak baik itu akan merugikan saya dan artinya calon suami saya yang berikutnya, yang siapa nggak tau gitu ya," tandasnya.
(aln)