JAKARTA - Tak banyak orang yang tahu bahwa nama Denada pertama kali dikenal sebagai seorang penari jaipong. Masyarakat Indonesia justru mengenal putri dari penyanyi Emilia Contessa tersebut sebagai seorang rapper yang cukup hits di era 90-an.
Melalui akun Instagram pribadinya, mantan istri dari Jerry Aurum ini nampak menceritakan kisah awal karirnya yang dimulai sejak masih kanak-kanak.
Ia bahkan dengan bangga menyebut bahwa dirinya pernah ikut berpartisipasi dalam berbagai acara kebudayaan untuk memperkenalkan tarian Indonesia ke kancah internasional.
"Penari Jaipong itu aku. Banyak yang nggak tau, bahwa aku memulai pengalaman panggung ku itu sebagai penari tradisional. Belajar tari Bali dari mulai masih kecil sekali. Lalu bisa beberapa tari Banyuwangi, dan setelah belajar beberapa tarian dari daerah lain, baru deh belajar Tari Jaipong," ungkap Denada dalam unggahan fotonya di akun Instagram.
Baca Juga: Biaya Hidup Tinggi, Denada Berencana Pindah dari Singapura
"Dari kecil, dari mulai pertama kali ngerasain nari diiringin alat musik tradisional, emang aku langsung jatuh cinta banget sama tari daerah. Aku pernah beberapa kali ikut partisipasi dalam misi kebudayaan Indonesia ke luar negeri. Brunei Darussalam, Amerika, Kanada, Eropa, dan beberapa negara lain," sambungnya.
Tak hanya itu, Denada juga pernah mencoba memperkenalkan tari jaipong saat menghadiri sebuah acara musik Internasional di New York, Amerika Serikat. Kala itu, ibu satu anak ini nampak datang dengan mengenakan pakaian Jaipong dan menjadi pusat perhatian para tamu undangan yang hadir.
"Aku juga inget banget dulu waktu menang MTV Awards dan diundang dateng ke eventnya di New York, aku bingung mau pake baju apa. Waktu itu Mama @senator_emiliacontessa bilang: menurut mama, kamu datang pake baju yang menunjukan siapa kamu. Identitas kamu, sesuatu yang spesial, yang mereka nggak punya. Jadilah aku datang pakai kebaya jaipong ku, lengkap dengan sanggul dan bunga melati hidupnya yang kita bawa dari Indonesia," paparnya.
"Aku inget banget, aku dimintain foto sama tamu-tamu yang lain. Ditanya-tanya: Ini bajunya cantik sekali, baju apa? Kamu dari mana asalnya? Dan semua mereka amazed waktu aku cerita betapa kayanya budaya Indonesia. Bahwa yamg aku pakai, cuma 1 dari buanyak sekali ragam pakaian khas Indonesia. Bahwa tarian Indonesia itu beragam sekali, berbeda di setiap daerahnya. Aku bangga sekali malam itu," jelasnya.
Diakhir unggahannya, wanita 41 tahun ini nampak mengucapkan rasa terima kasihnya kepada orang-orang yang telah berjasa, hingga membuatnya bisa memperkenalkan tari Jaipong ke kancah dunia. Termasuk untuk penyanyi sekaligus politisi Camelia Malik.
"Selamanya aku berterimakasih kepada Guru Tari Jaipong ku, Ibu ku: Ibu @cameliamalikreal. Alhamdulillah, karena ilmu dari beliau, aku bisa dapet buanyak banget kesempatan luar biasa dalam hidupku," tandasnya.
(edh)