Dari hasil pemeriksaan, Pacific Ocean mengaku, menjadi admin Pacific Ocean Expedition sejak Oktober 2019 dan mengurusi sekitar 8.000 hingga 10.000 anggota. Tak hanya di Telegram, dia juga bertugas mendistribusikan konten ilegal di aplikasi chat lainnya bernama Wire.
Sementara Cho Jo Bin, dalam keterangan persnya pada 26 Maret 2020, berterima kasih pada pihak kepolisian yang berhasil membekuknya. "Terima kasih telah mengakhiri hidup iblis ini. Aku tak bisa berhenti dari dosa ini."*
Baca juga: Tanggapan Salmafina soal Foto Berhijab yang Diunggah sang Ayah
(SIS)