SEOUL - Kepolisian Metropolitan Seoul mengungkap informasi terbaru terkait kasus 'Nth Telegram Chatroom'. Salah satu admin grup chat tersebut, menurut polisi, adalah seorang remaja yang masih berusia 16 tahun.
Menggunakan nama samaran Pacific Ocean, remaja itu bertanggung jawab mengoperasikan chatroom bernama Pacific Ocean Expedition. Tugasnya, membagikan konten ilegal tentang anak di bawah umur kepada anggota chatroom tersebut.
Kepolisian mengungkapkan, Pacific Ocean menyerahkan diri secara sukarela pada 20 Maret 2020, setelah Cho Jo Bin si tersangka utama diamankan. Semua tuntutan atas pelaku sudah selesai dibuat dan telah diteruskan ke kejaksaan.
"Namun kami masih akan menyelidiki lebih lanjut soal kemungkinan pelaku terlibat dalam chatroom lainnya," ungkap perwakilan Kepolisian Metropolitan Seoul seperti dikutip dari Koreaboo, Jumat (27/3/2020).
Baca juga: Peristiwa Mengerikan yang Dialami Korban Eksploitasi Seksual 'Nth Room'