JAKARTA - Lonjakan harga masker pasca Indonesia dinyatakan positif terpapar virus korona (COVID-19) ikut dirasakan Fairuz A. Rafiq dan Sonny Septian. Ditemui di kawasan Tendean, Jakarta, Fairuz mengaku sempat membeli masker yang harganya mencapai ratusan ribu Rupiah.
“Kemarin satu kardus itu Rp400 ribu,” ungkap wanita 33 tahun, Kamis (5/3/2020).
Tak hanya masker, antiseptik yang biasa Fairuz beli dengan harga murah pun ikut melonjak.
Baca Juga: Demi Pulihkan Kondisi, Psikolog Imbau Fairuz A. Rafiq Berhenti Baca Berita
“Antiseptik biasa kita beli Rp35 ribu, sekarang jadi Rp200 ribu dengan ukuran yang sama,” tuturnya.
Menanggapi fenomena tersebut, Sonny Septian selaku kepala keluarga sangat menyayangkan. Bagi Sonny, sesama warga seharusnya saling membantu dalam kondisi darurat seperti sekarang.
“Ya sama-sama membutuhkan harusnya kita support, biar penyakit enggak menyebar,” kata pria 35 tahun.
(edh)