BINTARO - Aktris Aura Kasih belum lama ini sempat terlibat konflik dengan jurnalis senior sekaligus pengamat film, Yan Widjaya. Hal itu tak lepas dari ungkapan ‘pabrik susu’ yang dilontarkan Yan Widjaya dalam kicauannya di Twitter.
Sempat ingin membawa permasalahan itu ke ranah hukum karena dinilai melecehkan, Aura Kasih pun memilih untuk berdamai. Aura Kasih hanya berpesan kepada para jurnalis agar menjaga etika dalam bermedia sosial.
Pasalnya, menurut Aura Kasih, sudah banyak artis yang mendapat perlakuan serupa dari Yan Widjaya. “Jadi pelajaran saja, untuk punya akhlak di media sosial. Apalagi, bukan hanya gue korbannya,” ujarnya saat ditemui di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan.
Meski kesal, Aura Kasih memilih berdamai dengan Yan Widjaya. Dia iba lantaran usia Yan Widjaya yang sudah tidak lagi muda. “Sudah, sudah, enggak usah (dipermasalahkan). Kasihan, sudah uzur. Seumuran eyang gue itu," ucap Aura.
Baca juga: Perseteruan Aura Kasih dan Yan Widjaya Berujung Damai
Menurut Aura Kasih, jauh lebih baik menyudahi masalah dengan Yan Widjaya lewat jalur perdamaian. “Harus (damai) lah. Jangan ribut-ribut.”
Perseteruan Aura Kasih dan Yan Widjaya berawal dari unggahan sang kritikus film di Twitter, pada 21 Agustus 2019. Bersama cuplikan layar foto Aura Kasih, dia menuliskan, “Punya bayi, Aura Kasih juga dikaruniai dua pabrik s*s*. Jadi harap maklum untuk sementara rehat main film dulu.”
Tak terima dengan unggahan bernada pelecehan itu, Aura Kasih pun mengancam akan mempolisikan Yan Widjaya. Namun jurnalis senior itu akhirnya meminta maaf dan menghapus unggahannya.
Pada 26 Agustus 2019, Aura Kasih dan Yan Widjaya sempat bertemu di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Pertemuan itu, menurut ibu satu anak itu, untuk membahas perdamaian kedua belah pihak.*
Baca juga: Duo Gobas dan Goyangan Pengundang Syahwat
(SIS)
(kem)