"Aku ngungsi ke dataran tinggi brader," tulis Krisyanto saat mengabarkan kondisinya melalui pesan singkat di grup Whatsapp, Minggu (23/12/2019).
"Aku sekarang di rumah ortu sudah tiga hari di Carita," sambungnya.
Tak sendiri, Krisyanto mengungkap bahwa dirinya beserta masyarakat satu kampungnya telah mengungsi ke dataran tinggi. Bahkan sambil berlarian, dirinya sempat mendengar orang-orang meneriakkan kalimat 'air pasang', sehingga ia harus berlari ke dataran tinggi.
"Kejadiannya jam 9 malam ombak Tsunaminya, orang pada berlarian sambil teriak 'air pasang'. Satu kampung mengungsi semua ke dataran yang lebih tinggi brader," tutupnya.
(aln)