“Supaya mereka juga menyanyinya dengan rasa kebanggaan. Kalau microphone nya mahal, tentu yang menggunakannya juga tidak boleh penyanyi sembarangan,” ujar Marcos Tjung menjelaskan.
Selain karakter vokal yang diuji, peserta SSGS Season 2 juga dinilai berdasarkan penampilan. Karena itu, SSGS Season 2 menggandeng brand kecantikan Martinez Professionnel untuk membuat para peserta tampil menawan.
“Karena Martinez Professionnel berkeinginan menjadikan sesuatu yang semula biasa-biasa saja menjadi bersinar. Jangan mau kalah dengan produk kosmetik lokal yang sudah bersaing di level internasional, penyanyi Mandarin kita juga harus demikian,” jelas Livienne Russellia selaku CEO PT Cakra Daya Makmur yang menaungi Martinez Professionnel.
Pada babak Grand Final, kemampuan bernyanyi mereka dinilai secara langsung oleh dewan juri yang terdiri dari: Ruth Sahanaya , Marcos Tjung, Maria Calista , Livienne Russellia , Andy Setiawan dan Noveo Alexander.
(edh)