JAKARTA - Pagi ini aktor, sutradara, sekaligus penulis, Ernest Prakasa, menjadi perbincangan hangat di media sosial. Bermula dari komentarnya terkait aksi 812 yang diunggah oleh Arie Untung, Ernest pun diserbu warganet karena cuitannya dibalas oleh Arie.
Saat ditanya soal perseteruannya di media sosial dengan Arie Untung, Ernest memilih untuk bungkam. Ia enggan memberikan komentar lebih lanjut terkait masalah tersebut.
"Oh enggak mau, enggak bisa," kata Ernest saat ditemui di peluncuran film terbarunya, Milly & Mamet di Jakarta Selatan, Selasa (11/12/2018).
Meski terus dicecar pertanyaan yang sama, Ernest tetap memilih untuk diam. Ia berkata bahwa saat ini dirinya hanya ingin fokus membahas tentang filmnya saja.
(Baca juga: Bukan Hanya Ernest Prakasa, Arie Kriting Ikut Sentil Arie Untung)
"Jangan itu, jangan yang itu. Lagi preskon Milly & Mamet, jangan yang itu ya," ucapnya.
Aksi 812 di Malaysia sendiri merupakan aksi sebagai bentuk protes terhadap International Convention on The Elimination of All Forms of Racial Discrimination (ICERD) atau Konvensi Internasional tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Rasial yang dilakukan pada Sabtu (8/12/18).
Para peserta aksi ini merupakan simpatisan suatu partai oposisi yang menentang rencana Perdana Menteri Malaysia, Mahatir Mohammad, untuk meratifikasi konvensi PBB tersebut karena bertentangan dengan ajaran Islam. Meski sebelumnya Mahatir sudah menyatakan tidak akan menjalankan rencana itu.
Komika Ernest Prakasa dan presenter Arie K. Untung terlibat perang dingin di media sosial (medsos) terkait aksi 812 di Malaysia. Kejadian itu bermula ketika Arie mengunggah foto yang diberinya penjelasan "The Power of ukhuwah Malaysia 812", pada 9 Desember 2018.
(Baca juga: Perang Tweet dengan Ernest Prakasa, Arie Untung Beri Tanggapan)
Ernest Prakasa kemudian memberikan tanggapan atas unggahan suami Fenita Arie tersebut. "812 itu demo menentang ICERD (International Convention on The Elimination of Racial Discrimination). Pemerintah Malaysia mau menghapuskan diskriminasi, tapi dilawan oleh orang2 ini," ujar Ernest dalam akun Twitter pribadinya.
Di akhir tulisannya, Ernest juga sempat mempertanyakan maksud presenter 36 tahun tersebut mengunggah foto-foto tersebut. "Elo (Arie Untung) pribadi lebih pro diskriminasi etnis?," katanya menambahkan.
Menanggapi pertanyaan Ernest Prakasa tersebut, Arie Untung pun kembali mengunggah screenshot cuitan sutradara film Ngenest tersebut. Ia berusaha menjelaskan dengan menuliskan, “Aku memihak mana? Aku bukan orang Malaysia, apa urusannya pro atau kontra? Makanya aku ketawa.”
Dia menambahkan, “Yang kubahas (di sini) adalah ukhuwahnya. Pada baper amat. Memangnya, eyke menteri Malaysia (sampai) didemo? Lah kalian yang demo, orang Malaysia juga bukan, tahu ICERD saja mungkin enggak? Ini penting enggak sih? Situ mau pro atau kontra silakan saja ke sana, broh."
(sus)