Pakai Koleksi Foto Jonghyun 'SHINee' Tanpa Izin, Band The Rose Dinilai Cari Sensasi

Lidya Hidayati, Jurnalis
Selasa 16 Oktober 2018 09:59 WIB
Jonghyun 'SHINee' (Foto: jforyou)
Share :

SEOUL - Band rookie Korea Selatan, The Rose tengah menjadi sorotan. Bukan karena prestasinya, namun gara-gara sensasi yang diciptakan oleh band yang baru debut pada 3 Agustus 2017 itu.

Baca Juga: Keluarga Mendiang Jonghyun 'SHINee' Bangun Yayasan untuk Bantu Seniman Muda

Beberapa waktu ini, The Rose sedang banjir kritik gara-gara MV single terbaru mereka, She is in the Rain. MV tersebut dianggap kontroversial karena menggunakan sejumlah koleksi foto dari Instagram Jonghyun tanpa izin keluarga member SHINee itu ataupun SM Entertainment.

Dalam sejumlah scene di MV She is in the Rain, terlihat beberapa lembar foto polaroid yang digantung di langit-langit. Sekilas tidak ada yang salah dari foto-foto itu. Tapi fans SHINee dengan jeli mendapati bahwa beberapa polaroid itu merupakan foto yang ada di Instagram Jonghyun.

Fans merasa tidak terima dengan penggunaan foto Jonghyun tanpa izin tersebut oleh The Rose. Apalagi, foto itu digunakan untuk MV yang bercerita tentang depresi dan kesendirian, dua hal yang diidentikkan dengan Jonghyun oleh banyak orang setelah apa yang terjadi pada 18 Desember 2017 lalu.

Oleh karena itu, fans pun ramai-ramai menyebut jika apa yang dilakukan oleh agensi The Rose adalah teknik marketing untuk mendapatkan perhatian publik.

"Tidakkah seharusnya mereka mendapatkan izin penuh terlebih dulu sebelum bicara masalah sensitif seperti ini? Well, selamat untuk marketing kotor kalian yang sukses," komentar netizen Korea seperti dikutip dari Netizenbuzz, Selasa (16/10/2018).

"Tolong, jangan sakiti lagi keluar dan fansnya," sambung yang lain.

"Bagaimana bisa kalian menggunakan Jonghyun untuk marketing busuk kalian? Kalian tidak lebih dari sampah. Tolong, cek kesehatan mental kalian karena aku pikir kalian gila," tambah lainnya.

Melihat kemarahan fans, agensi The Rose pun akhirnya angkat suara. Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada pagi ini lewat Twitter resmi mereka, agensi menyebut ada kesalahpahaman.

"Kami menyadari masalah ini terjadi karena ada perbedaan pemahaman tentang komposisi cerita dan perbedaan pemahaman tentang deskrpsi lagu hingga waktu syuting MV," klaim JN Star Company.

Di bagian akhir pernyataannya, JN Star Company juga meminta maaf kepada pihak yang tersakit. Namun, tak ada pernyataan jika mereka akan menarik atau mengedit video yang penuh kontroversi itu.

"Kami dengan tulus ingin meminta maaf kepada keluarga yang kehilangan, fans yang sudah mendukung The Rose, dan banyak fans yang mencinta Kim Jonghyun. Kami sangat menyesal karena baik agensi maupun tim produksi tidak lebih berhati-hati dan detail dalam proses verifikasi MV ini. Sekali lagi, kami minta maaf kepada kalian semua yang terluka karena ini," pinta JN Star Company.

Baca Juga: Rayakan 10 Tahun Debut SHINee Tanpa Jonghyun, Key: Wish You were Here

"Kami sudah mengecek reaksi, sudut pandang, dan opini yang berbeda terkait masalah ini dari banyak orang dan kami akan bekerja sekeras mungkin agar situasi seperti ini tidak terulang lagi di masa mendatang," pungkas agensi.

Saat berita ini ditulis, video musik She is in the Rain sudah tidak bisa lagi diakses di YouTube. Hanya tersisa video lirik dari MV She is in the Rain.

(LID)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya