JAKARTA - Salah satu pengacara Roro Fitria, Asgar Sjafrie membeberkan terkait pertemuan terakhir Roro Fitria dan almarhumah Retno Winingsih. Dari penuturan Asgar, Roro bertemu dengan almarhumah pada pekan lalu saat sidang, bahkan ibundanya sempat melambaikan tangan pada Roro.
“Sidang terakhir itu jadi nyai, bunda Roro melambaikan tangan, tapi karena tangannya bekas stroke, jadi nyai bilang yang sebelah kiri aja enggak usah yang sebelah kanan. Itu terakhir nyai bertemu, Kamis kemarin,” ungkap Asgar saat dijumpai di rumah sakit Fatmawati, Jakarta Selatan pada Senin (15/10/2018).
Lantas, bagaimana keadaan Roro Fitria ketika mengetahui sang ibunda meninggal dunia?
(Baca juga: Ibunda Sempat Panggil Nama Roro Fitria sebelum Meninggal)
Asgar kembali mengatakan bahwa Roro langsung histeris mendengar kabar ibundanya meninggal. Mengingat, Roro menjadi anak yang paling dekat dengan almarhumah.
”Roro pertama kali denger enggak bisa suara, nyai enggak bisa katakan apa-apa, histeris. Itu aja dari nyai. Nyai mau ketemu pun susah, karena ada prosedur dari Lapas, pengadilan dan Kejaksaan,” paparnya.
(Baca juga: Ibunda Roro Fitria Rencananya Akan Dimakamkan di Yogyakarta)
Hingga kini, pihak pengacara belum dapat memastikan apakah Roro dapat melihat sang ibunda. Sebab, Roro tengah tersangkut masalah hukum penyalahgunaan narkoba.
“Baiknya dari kami ada nyai, karena nyai anak yang paling deket dari ibunda. Dari rumah sakit ke bandara tapi belum tahu Halim atau Cengkareng (bandaranya),” tutupnya.
Sebagaimana diketahui, Ibunda Roro Fitria meninggal pada Senin (15/10/2018) di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Almarhumah meninggal pada usia 64 tahun. Sebelum meninggal, almarhumah sempat mengeluhkan sesak nafas.
(sus)