HUT RI, Choky Sitohang Diminta Jokowi Pandu Acara Parade Senja di Istana

Ady Prawira Riandi, Jurnalis
Kamis 16 Agustus 2018 17:17 WIB
Foto: Dok Okezone
Share :

JAKARTA – Choky Sitohang sudah dikenal luas sebagai seorang pembawa acara yang hebat. Kemampuannya saat berbicara di depan publik ini bahkan sudah diakui hingga level negara.

Belum lama ini, Choky diminta oleh Presiden Jokowi untuk kembali memandu acara Parade Senja di Istana Negara. Parade Senja adalah rangkaian acara penutupan perayaan hari kemerdekaan Indonesia yang digelar di Istana Negara setiap tanggal 17 Agustus.

Parade Senja kali ini bahkan terasa lebih spesial karena sekaligus sebagai penyerahan torch relay atau kirab obor Asian Games 2018.

(Baca juga: Punya Latar Pendidikan Politik, Choky Sitohang Belum Belum Mau Jadi Wakil Rakyat)

“Parade senja itu diisi dengan penurunan bendera Sang Saka Merah Putih, setelah paginya dinaikkan, sorenya kan diturunkan tuh, kemudian di situ ada rangkaian kesenian. Saya di situ dalam rangka torch relay, kirab obor Asian Games 2018. Dan saya bersyukur kepada Tuhan karena kepala negara yang minta untuk kita ada di sana, pemerintah yang meminta kita yang mengawal acara ini, kemudian dari INASGOC juga,” ujar Choky kepada Okezone melalui sambungan telefon.

Memandu acara sekelas Parade Senja rupanya bukan hal baru bagi suami dari Melissa Aryani ini. Sejak masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, ia memang sudah dipercaya untuk bertindak sebagai pembawa acara di Istana.

“Jadi, saya ini di Istana bukan kali pertama, kami hampir setiap tahun membawakan acara ini di Istana. Sudah terbiasa dari eranya presiden keenam, sekarang presiden ketujuh, jadi saya sudah cukup familiar dengan situasi di lapangan,” lanjutnya.

(Baca juga: Istri Choky Sitohang Ingin Tambah Momongan)

Choky Sitohang dan Istana Negara memang sudah memiliki jalinan ikatan yang cukup panjang. Jauh sebelum dirinya memandu acara di Istana, pria berusia 36 tahun itu mengaku pernah bekerja sebagai wartawan yang bertugas di Istana. Oleh karena itu, Choky merasa bahwa dirinya memang sudah diberkati oleh Tuhan untuk berada di jalan itu.

“Dan ini bukan kebetulan juga waktu tahun 2002-2005, waktu saya jadi wartawan, saya ditempatkan di Istana Negara. Saya diposkan di situ, waktu Ibu Mega dan transisi ke Pak SBY. Jadi, ya sekali lagi itu semua sudah diizinkan Tuhan terjadi kepada diri saya,” kenang Choky.

(sus)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya