"Kalau 17 Agustusan itu saya paskibranya lokal, tapi masih gagal juga. Pernah dikirim sekolah untuk mewakili Jakarta tapi waktu itu enggak lolos," ungkap David Silahooij kepada Okezone melalui sambungan telepon, Kamis (16/8/2018).
Mengenai kegagalan mengikuti seleksi paskibra nasional, awalnya menjadi suatu hal yang tidak ingin dibicarakan oleh David Silahooij. Pasalnya, kegagalan tersebut bukanlah sesuatu hal yang patut untuk dibanggakan.
Namun, kegagalan calon legislatif dari Partai Perindo ini dalam mengikuti seleksi paskibra, bukanlah lantaran dirinya tak mampu untuk berjuang dan bersaing. Tetapi karena dirinya sempat mengalami sakit cacar dan membuatnya tidak bisa melanjutkan latihan termasuk seleksi paskibra nasional.
"Jadi awalnya dari sekolah, terus mewakili Jakarta Utara tapi pas mau buat DKI untuk mewakili Provinsi enggak masuk saya," tuturnya.
"Gagal bukan karena saya enggak mampu, tapi karena saya sakit deh, jadi mendadak jatuh sakit chicken pox, cacar, kalau enggak salah. Jadi enggak bisa latihan lagi," tandasnya.
(aln)