JAKARTA – Sabrina Chairunnisa baru saja menyelesaikan pendidikan tingkat S2-nya jurusan Magister Ilmu Komunikasi di salah satu universitas Jakarta.
Kegembiraannya itu diungkapkan oleh kekasih Deddy Corbuzier itu dalam postingan Instagramnya pada Rabu (8/8/2018) sekaligus menjelaskan bahwa pentingnya seorang perempuan itu membutuhkan pendidikan tidak hanya untuk diri mereka sendiri tapi juga berdampak pada anak-anaknya kelak.
“Bagi saya perempuan itu adalah awal untuk pembentukan karakter. Kelak, melalui tangan perempuan (ibu) yang hebat dan cerdas akan tercipta juga penerus bangsa yang cerdas dan berkarakter,” tuturnya.
(Baca Juga: Ultah Ke-48, Yuk Simak Perjalanan Hidup Sophia Latjuba)
(Baca Juga: Nikita Mirzani Laporkan Dipo Latief dengan Tuduhan Perzinahan)
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/BmMmnwtHEWF/?utm_source=ig_embed" data-instgrm-version="9" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);"><div style="padding:8px;"> <div style=" background:#F8F8F8; line-height:0; margin-top:40px; padding:33.33333333333333% 0; text-align:center; width:100%;"> <div style=" background:url(data:image/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAACwAAAAsCAMAAAApWqozAAAABGdBTUEAALGPC/xhBQAAAAFzUkdCAK7OHOkAAAAMUExURczMzPf399fX1+bm5mzY9AMAAADiSURBVDjLvZXbEsMgCES5/P8/t9FuRVCRmU73JWlzosgSIIZURCjo/ad+EQJJB4Hv8BFt+IDpQoCx1wjOSBFhh2XssxEIYn3ulI/6MNReE07UIWJEv8UEOWDS88LY97kqyTliJKKtuYBbruAyVh5wOHiXmpi5we58Ek028czwyuQdLKPG1Bkb4NnM+VeAnfHqn1k4+GPT6uGQcvu2h2OVuIf/gWUFyy8OWEpdyZSa3aVCqpVoVvzZZ2VTnn2wU8qzVjDDetO90GSy9mVLqtgYSy231MxrY6I2gGqjrTY0L8fxCxfCBbhWrsYYAAAAAElFTkSuQmCC); display:block; height:44px; margin:0 auto -44px; position:relative; top:-22px; width:44px;"></div></div> <p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/BmMmnwtHEWF/?utm_source=ig_embed" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank">Alhamdulillah per tanggal 7 agt '18 Akhirnya udah SAH LULUS Magister Ilmu Komunikasi (M.ikom)! Krn sudah submit semua berkas. || anw thank u @myscrap.sby for the beautiful gift ❤️ . . Pertanyaan yg sering muncul... rajin banget sih sekolah terus? Kenapa? Even pada saat test masuk s2 lalu aku jawabnya juga seperti ini 👇🏻👇🏻👇🏻 . . Saya ingin melanjutkan pendidikan saya karena.... . Karena menurut saya perempuan lah yg harus sekolah setinggi-tingginya jika mempunyai kesempatan. Kenapa? Krn seorang perempuan adalah tempat paling awal dalam pembentukan KARAKTER. Melaui tangan perempuan (ibu) yang hebat dan cerdas lah akan tercipta penerus2 bangsa yang cerdas, berkarakter, dan berintegritas. . Jadi, sebagai seorang perempuan saya merasa perlu untuk tidak cepat puas / selalu merasa haus dalam mencari ilmu. . Untuk temen2 yg sdg kuliah, lagi skripsi, tesis, dll Tetap semangat dan nikmati prosesnya. . Buat Yang belum ada kesempatan gpp ilmu ga datang dr bangku kuliah aja, theres lot of knowledge that u can get on google, youtube, journals, books, etc. yang bisa bikin kamu punya kesempatan yg sama dgn yg kuliah! Manfaatkan kesempatan tsb ke hal positif bukan ke hal2 negatif. . Point is jangan pernah puas dalam mencari ilmu, khususnya perempuan. Jangan sia siakan perjuangan ibu kita Kartini ❤️ . Nah yg setuju komen di bawah ya dan tag temennya yg suka males dateng ke kampus, ngerjain tugas, belum mau maju sidang etc biar lebih semangat! #welleducated #uphgraduateschool</a></p> <p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">A post shared by <a href="https://www.instagram.com/sabrinachairunnisa_/?utm_source=ig_embed" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;" target="_blank"> Sabrina C, S.Ds., M.Ikom.</a> (@sabrinachairunnisa_) on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2018-08-07T23:57:35+00:00">Aug 7, 2018 at 4:57pm PDT</time></p></div></blockquote>
<script async defer src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
Ia pun melanjutkan tulisannya dengan memberikan support kepada mereka yang masih menempuh pendidikan agar tidak menyerah di tengah jalan.
“Point is jangan pernah puas dalam mencari ilmu, khususnya perempuan. Jangan sia siakan perjuangan ibu kita Kartini,” lanjutnya.
Unggahan ini pun lantas mendapat sambutan yang positif dari warganet yang mendukung pilihan dari Sabrina untuk tetap berjuang dalam pendidikannya meskipun tidak bisa dipungkiri bukan hal mudah untuk meraih gelar S2.
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/BlraNXunpan/?utm_source=ig_embed" data-instgrm-version="9" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);"><div style="padding:8px;"> <div style=" background:#F8F8F8; line-height:0; margin-top:40px; padding:50% 0; text-align:center; width:100%;"> <div style=" background:url(data:image/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAACwAAAAsCAMAAAApWqozAAAABGdBTUEAALGPC/xhBQAAAAFzUkdCAK7OHOkAAAAMUExURczMzPf399fX1+bm5mzY9AMAAADiSURBVDjLvZXbEsMgCES5/P8/t9FuRVCRmU73JWlzosgSIIZURCjo/ad+EQJJB4Hv8BFt+IDpQoCx1wjOSBFhh2XssxEIYn3ulI/6MNReE07UIWJEv8UEOWDS88LY97kqyTliJKKtuYBbruAyVh5wOHiXmpi5we58Ek028czwyuQdLKPG1Bkb4NnM+VeAnfHqn1k4+GPT6uGQcvu2h2OVuIf/gWUFyy8OWEpdyZSa3aVCqpVoVvzZZ2VTnn2wU8qzVjDDetO90GSy9mVLqtgYSy231MxrY6I2gGqjrTY0L8fxCxfCBbhWrsYYAAAAAElFTkSuQmCC); display:block; height:44px; margin:0 auto -44px; position:relative; top:-22px; width:44px;"></div></div> <p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/BlraNXunpan/?utm_source=ig_embed" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank">ALHAMDULLILAH LOLOS! #sidangpascasarjanaUPH 🙏🏼 . . . Sebelum mengucapkan terimakasih saya ingin bercerita sedikit... pd saat sidang akan di mulai, saya di minta untuk berdoa dan memimpin Doa. Mungkin bagi kebanyakan org memimpin Doa adalah hal yg mudah. Saya pun sependapat. Namun, saat mulai berDoa... . . ketika saya mulai berDoa mengucapkan syukur dan meminta kepada-Nya seketika saya mengingat "this is it" ini lah dia Sab, inilah penantianmu, kerjakerasmu (bukan hanya dlm penelitian tp dr awal test penerimaan, kuliah, hingga ke tahap akhir), Doa mu dan Doa serta dukungan orang2 yg mencintaimu. Teringat bagaimana banyak nya faktor X yg membuat saya hampir menyerah. Tapi inilah dia Sab... Seketika itu jg saya terdiam dan tak kuasa menahan Airmata. Saya mencoba mengendalikan diri, dan saya ingat satu hal, ini Ridho Allah Sab. u can do this. . . Singkat cerita semua berjalan lancar, dan Alhamdulillah saya LOLOS. Dan smg bisa lancar sampe Yudisium nantinya sehingga bisa SAH LULUS. Amin. . . . Ucapan terimakasih yg pertama saya ucapkan untuk kedua org tua saya... krn merekalah saya bisa menjadi Sabrina yg selalu menjunjung tinggi pendidikan. . . Tak lupa ucapan terimakasih yg begitu besar kepada Dosen Pembimbing saya (paling kanan) Bapak Dr. Irwansyah, MA. yg dari awal penelitian hingga disidang tadi telah membimbing saya dengan sangat luar biasa. Beliau adalah dosen/ guru terbaik saya sepanjang sejarah saya mengenyam pendidikan. Dari beliau saya belajar banyak hal bagaimana kenjadi seorang Profesional akademisi yang berkualitas. Dan saya jg mengucapkan terimakasih kepada kaprodi, dan seluruh dosen @uphgraduateschool yg selama ini telah memberikan ilmu yg sangat bermanfaat. . . Terimakasih jg untuk seluruh klg, sahabat, dan untuk semua orang yg telah berdoa dan memberikan dukukangan kepada saya. Semoga ilmu dan gelar saya dapat bermanfaat bagi orang banyak.. Amin. . . Last but not least thanks to my ❤️ @mastercorbuzier thank u for ur endless support thank u for everything :')</a></p> <p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">A post shared by <a href="https://www.instagram.com/sabrinachairunnisa_/?utm_source=ig_embed" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;" target="_blank"> Sabrina C, S.Ds., M.Ikom.</a> (@sabrinachairunnisa_) on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2018-07-26T02:34:11+00:00">Jul 25, 2018 at 7:34pm PDT</time></p></div></blockquote>
<script async defer src="//www.instagram.com/embed.js"></script>
“Bersyukur banget diumur yang masih muda masih fokus ke pendidikan. Menginspirasi ya,” kata netizen.
“Aku juga lagi sidang, makasi ka supportnya. Jadi semangat buat lulus sidang,” sahut yang lain.
Bicara soal dukungan pula, sosok Deddy Corbuzier pun menjadi pria yang hampir selalu ada di momen bahagia wanita 25 tahun itu. Misalnya saja saat Sabrina tengah menjalani sidangnya, duda satu anak itu pun dengan setia menemani hingga akhir pengumuman kelulusan tesis penelitiannya untuk meraih gelar magister.
“Last but not least thanks to my ❤ @mastercorbuzier thank you for your endless support thank u for everything :'),” tulis Sabrina pada akhir Juni lalu.
Sekadar informasi, Sabrina Chairunnisa sebelumnya lulus dengan gelar sarjana fakultas desain yang tentunya berbeda jauh dengan apa yang dipilihnya pada S2 dengan gelar magister ilmu komunikasi.
Tantangan itulah yang berhasil dilewati oleh juara ketiga Putri Indonesia tahun 2011 itu. Bahwa meskipun cukup sulit untuk belajar dari awal lagi, namun dengan tekad serta usaha yang keras maka tidak ada yang tidak mungkin untuk bisa dilalui.