JAKARTA – Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Pendakwah yang dulunya seorang penyanyi rock Ustadz Hari Moekti menghembuskan napas terakhirnya akibat serangan jantung di Rumah Sakit Dustira, Cimahi, Kabupaten Bandung pada Minggu, 24 Juni 2018 pukul 20.49 WIB.
Pria yang mengawali kariernya sebagai penyanyi rock pada era 80-an itu memutuskan untuk hijrah pada awal 1990-an. Saat itu dalam sekali manggung Hari bisa mendapatkan bayaran hingga puluhan juta. Namun harta yang berlimpah ternyata tak membuatnya tenang, hingga akhirnya ia pun meninggalkan gemerlap panggung hiburan dan memilih untuk memperdalam ilmu agama.
(Baca Juga: Di Balik Kesuksesan Lagu 'Lagi Syantik', Ternyata Hanya Dibuat 4 Jam)
(Baca Juga: Goyangannya Seronok, 5 Pedangdut Ini Dicekal)
Ternyata, Hari bukanlah satu-satunya penyanyi rock yang memutuskan untuk hijrah. Masih ada sederetan artis rocker lain yang telah mendapatkan hidayah dan meninggalkan panggung hiburan untuk memperdalam ilmu agama. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya untuk Anda.
1. Yukie Pas Band
Vokalis Pas Band yang berambut gimbal, Yukie baru menemukan ketenangan saat memperdalam agama Islam. Berbagai masalah yang datang bertubi-tubi menimpa Yukie membuatnya sadar dan akhirnya memutuskan untuk hijrah pada 2017. Keputusannya itu diambil setelah kurang lebih satu dekade berkecimpung di dunia musik rock yang memberinya popularitas tinggi.
Yukie pun mengaku sangat berdosa telah menyebarkan banyak contoh buruk kepada para penggemarnya. Kini, ia pun lebih fokus memperdalam ilmu agama dan menularkan semangat hijrah kepada para penggemarnya melalui musik.
2. Ucay Eks Rocket Rockers
Keputusan besar juga diambil oleh mantan vokalis Rocket Rockers, Ucay. Ia memutuskan untuk fokus hijrah dan memperdalam ilmu agama.
Sebelum memutuskan hengkang dari band yang telah membesarkan namanya, Ucay masih sempat melakukan rekaman dan tampil di negara Eropa dalam rangkaian acara PSD Invasion Tour 2012. Tak hanya itu, ia juga merampungkan video klip Lady in Red sebelum resmi angkat koper.
Langkah besar itu mantap ia ambil lantaran bandnya kerap diundang untuk manggung di klub-klub malam. Kegalauan pun mulai menyelimutinya disaat ia menyaksikan dunia malam yang begitu gemerlap dan jauh dari ajaran agama.