"Padahal aku di Palestina cuma 3-4 hari, tapi aku di sana ketika aku tidur di hotel bisa dengar suara pistol, seram banget. Selesai salat ada tembak-tembakan benar-benar di belakang aku tuh. Aku lari, aku ngerasain itu," tutur Chacha lagi.
"Aku empat hari di situ saja kerjaannya mau nangis banget. Ternyata kita lihat di media ibu-ibu bisa marah sama orang yang pakai senjata sudah enggak takut, karena mereka sudah bertahun-tahun ngalamin itu. Aku ngerasa damai saja saat aku berpakaian seperti itu di Yerusalem," lanjutnya.
Namun Chacha Frederica baru memantapkan diri untuk berhijab saat mendapat kesempatan berbincang langsung dengan Syekh Yusuf Estes. Ia mengaku mendapat pelajaran berharga dari pria berkebangsaan Amerika Serikat itu.
- Baca Juga: Putuskan Berhijab, Chacha Frederica Belum Hapus Foto Tato di Instagram
"Aku lakuin ini sudah komitmen," tandas salah satu anggota geng sosialita Girls Squad.
(edh)