JAKARTA - Syahrini menunjukkan kepeduliannya terhadap para korban biro umrah dan haji First Travel. Ditemui usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, 9 Oktober 2017 kemarin, Syahrini menyatakan siap membiayai mereka yang sudah lama mengantri untuk berangkat ke Tanah Suci.
"Jadi Syahrini janji di depan penyidik, dia bersedia membiayai 10 orang," kata kuasa hukum Syahrini, Hotman Paris Hutapea.
(Baca Juga: Wow! Shania Twain Berhasil Puncaki Penjualan Album Dunia)
(Baca Juga: Sudah Meninggal, Lagu Tom Petty Naik ke Nomor 2 Tangga Lagu Billboard 200)
Seperti diketahui, jumlah korban First Travel yang belum diberangkatkan hingga saat ini berjumlah 58.682 jamaah. Total kerugian dari seluruh jamaah sendiri menyentuh kisaran angka Rp848,7 Miliar.
Sementara untuk mewujudkan keinginannya membantu 10 jamaah, Syahrini akan memanfaatkan keberadaan yayasan yang dibentuk khusus untuk korban First Travel. Hal tersebut dilakukan guna menentukan siapa saja jamaah yang nantinya masuk dalam rombongan itu.
"Jadi saya akan hubungi (yayasan), saya minta data jamaah yang betul-betul ingin berangkat dan sudah lama menunggu," terang manajer Syahrini, Aisyah Rani.