Tak hanya itu, sebagai suami siaga, UGB pun mengaku wajib untuk menemani sang istri untuk bepergian. Terutama saat wanita yang dinikahinya pada Juni 2011 lalu ini malas untuk menyetir.
"Saya menemani (istri) kalau hanya belanja kerudung. Kalau ngisi acara enggak. Tempatnya (beli kerudung) saya tahu, tapi rahasia publik nih haha Itu saja, kalau dia malas untuk nyetir saya nyetir," paparnya.
Tidak hanya mengaku mau untuk menemani belanja bahan kerudung ditempat langganan saja. UGB bahkan mengaku sering berbelanja di pasar tradisional untuk membantu meringankan beban sang istri.
Tak hanya itu, ia bahkan mengaku bahwa dirinya sengaja mengunjungi pasar untuk mengetahui berapa harga bahan makanan sekaligus melihat ikan. Ia pun menyatakan bahwa para penjual di pasar sudah hafal dengan dirinya lantaran sering berbelanja bukan karena profesinya sebagai seorang ustadz.
"Saya kalau ke pasar, ya ke pasar lho. Sampai orang pasar hafal sama saya. Beli sayur apa paham saya, harganya berapa saya tahu. Jadi saya ke pasar mau, karena memang sekalian saya melihat ikan terbaru yang mana, telur naiknya berapa, tempe harganya berapa. Anggap saja sifatnya seperti santai dengan kedekatan yang seperti itu saja sih di keluarga," tandasnya.
(aln)