TANGERANG - Di balik kesibukannya di dunia tarik suara, Rian d'Masiv berupaya menyeimbangkannya dengan memperdalam semangat spiritualnya. Ia bahkan memiliki seseorang yang secara khusus memberikan bimbingan untuknya dalam ilmu agama.
Selain belajar ilmu agama, pria berusia 30 tahun tersebut juga menyempatkan diri untuk berdiam diri di masjid dan berdzikir. Setidaknya ada beberapa hari yang ia sisihkan per tahunnya untuk melakukan i'tikaf tersebut.
"Pembimbing ada. Jadi memang aku alhamdulillah setiap tahun itu menyempatkan minimal sepuluh atau lima hari i'tikaf gitu," jelasnya saat ditemui di kawasan BSD City, Tangerang.
Dalam Islam, i'tikaf diartikan sebagai proses muhasabah dalam medekatkan diri kepada Allah. I'tikaf dilakukan di dalam masjid saat keadaan suci dengan tidak berbicara satu patah katapun sebelum i'tikaf dimulai.
Ada alasan khusus yang membuat Rian beri'tikaf meski jadwal panggungnya padat. Bapak satu orang anak ini merasa perlu menghapus segala keburukan hatinya dengan berdzikir dan memohon ampunan kepada tuhan.
"Itu untuk ibaratnya untuk besi yang berkarat itu harus dibanting-banting dulu sampai karat itu keluar-keluar gitu, sampai karat itu mengelupas," imbuh Rian.
"Jadi ketika i'tikaf kita dihajar hati kita. Jadi sifat-sifat buruk kita itu dikikis dengan kita berdzikir dengan kita ya menyebut asma Allah itu kan bisa mengurangi hal-hal yang buruk ya," tandasnya.
(edi)