LONDON - Pernyataan politik terkait kebijakan pemerintah Amerika Serikat dan Inggris jadi sorotan utama di festival British Academy of Film and Television atau BAFTAs Awards di London, Inggris, yang hanya berselang beberapa jam dari penyelenggaraan Grammy Awards 2017.
Sutradara Ken Loach yang menerima penghargaan untuk film besutannya I, Daniel Blake sebagai film terbaik Inggris, menggunakan pidatonya untuk mengecam pemerintah konservatif Inggris soal mengakhiri program untuk membawa pengungsi anak-anak ke negeri Ratu Elizabeth itu.
Ia mengatakan drama pahit yang disutradarainya menunjukkan “betapa orang-orang yang paling miskin dan paling rentan telah diperlakukan pemerintah dengan sangat kejam dan tanpa perasaan”.
Ken juga terang-terangan mengecam keputusan pemerintah Theresa May yang mengakhiri program untuk membawa pengungsi anak-anak yang berasal dari negara konflik seperti di Timur Tengah untuk datang ke Inggris sebagai “hal yang memalukan”.
Sementara itu, sebelum kedua perhelatan akbar – Grammy Awards dan BAFTAs – beberapa pertunjukkan besar lain juga sarat pernyataan politik, antara lain Golden Globes dan Super Bowl Halftime Show.
Pernyataan politik mengecam kebijakan pemerintah itu terlihat dari keseriusan para bintang menyampaikan sikap lewat busana, tata rias, pertunjukkan hingga lirik lagu atau naskah film mereka, seperti yang ditunjukkan selebriti seperti Lady Gaga, Emma Stone, dan lainnya.
Tak hanya soal isu kebijakan pemerintah Inggris, ketika menerima anugerah Aktris Terbaik atas perannya yang sangat cemerlang dalam “La La Land”, akrtis Emma Stone juga sempat memberikan pernyataan politis soal situasi terkini di Amerika Serikat.
“negara ini (Amerika) dan dunia tampaknya sedang mengalami masa sulit yang membuatnya sangat terpecah. Saya kira hal benar-benar istimewa malam ini adalah kita semua bisa datang kesini untuk merayakan kreatifitas yang positif dan bagaimana hal itu membuat kita bisa melewati batas-batas yang ada,” kata Emma.
Drama musik La La Land yang mengisahkan tentang tekad dan kerja keras untuk mewujudkan mimpi itu meraih lima piala BAFTAs dalam kategori film terbaik, sutradara terbaik, aktris terbaik, sinematografi terbaik dan musik orisil terbaik.
(FHM)