JAKARTA - Ustadz Yusuf Mansur memiliki cara tersendiri untuk menyiasati harga cabai yang kini semakin mahal. Melalui akun Instagram, Ustadz Yusuf menunjukkan cara untuk menanam cabai sendiri melalui pot.
"(Cabai) bisa ditanam di pot kok. Cabai mah enggak rewel. Tomat juga. Bawang dan sayur-sayuran. Bahkan bisa pakai pot gantung, pot plastik, pakai ember juga bisa," kata Ustadz Yusuf dalam caption video yang ia posting.
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-version="7" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);"><div style="padding:8px;"> <div style=" background:#F8F8F8; line-height:0; margin-top:40px; padding:62.33660130718954% 0; text-align:center; width:100%;"> <div style=" background:url(data:image/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAACwAAAAsCAMAAAApWqozAAAABGdBTUEAALGPC/xhBQAAAAFzUkdCAK7OHOkAAAAMUExURczMzPf399fX1+bm5mzY9AMAAADiSURBVDjLvZXbEsMgCES5/P8/t9FuRVCRmU73JWlzosgSIIZURCjo/ad+EQJJB4Hv8BFt+IDpQoCx1wjOSBFhh2XssxEIYn3ulI/6MNReE07UIWJEv8UEOWDS88LY97kqyTliJKKtuYBbruAyVh5wOHiXmpi5we58Ek028czwyuQdLKPG1Bkb4NnM+VeAnfHqn1k4+GPT6uGQcvu2h2OVuIf/gWUFyy8OWEpdyZSa3aVCqpVoVvzZZ2VTnn2wU8qzVjDDetO90GSy9mVLqtgYSy231MxrY6I2gGqjrTY0L8fxCxfCBbhWrsYYAAAAAElFTkSuQmCC); display:block; height:44px; margin:0 auto -44px; position:relative; top:-22px; width:44px;"></div></div> <p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/BPXr59Xjp4O/" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank">bisa ditanem pot koq. cabe mah ga rewel. tomat juga. bawang dan sayur2an. bahkan bisa pot gantung. pot plastik. pake ember jg bisa. dan bisa bikin perkebunan kota. kayak di Negara Kuba. diembargo, malah jd jagoan pertanian. awal2 ga dpt suplai pupuk, sbb diembargo. import makanan, sayur dan buah, malah lbh mahal 3 sd 7x. akhirnya Fidel Castro dan rakyatnya bahu membahu. Manis banget. Alami. Nah, yg begini, trmasuk soal Ketahanan Ekonomi dan Upgrading Ekonomi yg mau dibangun. SeIndonesia, nanem. Ga usah mikir lahan dsb. Asli. Bismillaah. Semoga bisa bersisian dg pemerintah dan masyarakat luas. Dari saya, Yusuf Mansur, dkk, yg banyak bodohnya, banyak ga ngertinya. Semoga Allah terima.</a></p> <p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">A video posted by Yusuf Mansur (@yusufmansurnew) on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2017-01-17T15:13:21+00:00">Jan 17, 2017 at 7:13am PST</time></p></div></blockquote> <script async defer src="//platform.instagram.com/en_US/embeds.js"></script>
Dalam postingan tersebut, Ustadz Yusuf juga mengajak masyarakat untuk mulai ikut menanam guna mewujudkan konsep perkebunan kota seperti yang pernah diterapkan negara Kuba saat terkena embargo.
"Se-Indonesia nanam. Enggak usah mikir lahan dan sebagainya. Bisa bikin perkebunan kota kayak di negara Kuba, di-embargo malah jadi jagoan pertanian," cetusnya.
Terakhir, Ustadz Yusuf berharap konsepnya dapat diapresiasi oleh pemerintah. "Yang begini termasuk soal Ketahanan Ekonomi dan Upgrading Ekonomi yang mau dibangun. Bismillah, semoga bisa bersisian dengan pemerintah dan masyarakat luas," pungkas Ustadz Yusuf.