Banyak Dikomplain, Vespunk Perdalam Sejarah Punk

Dewanto Kironoputro, Jurnalis
Rabu 11 Januari 2017 18:17 WIB
Vespunk (Foto: Dewanto/Okezone)
Share :

JAKARTA – Band punk asal komunitas Vespa, Vespunk, telah merilis album keduanya yang berjudul "Salam Damai Mari Berkawan". Album tersebut sekaligus memperkenalkan nama baru Vespunk setelah sebelumnya debut dengan nama Scooterhood.

Rupanya, tidak hanya nama yang berubah dari band yang digawangi Wah (vokal), Farre (bass), Fahri (drum), serta Ledu dan Matto (gitar) tersebut, suasana musik mereka ikut berubah. Namun, alasan berubahnya warna musik mereka bukan karena ingin memulai suasana baru di bawah nama baru, namun karena banyak menerima komplain atau keluhan dari para pendengarnya.

Menurut klaim pendengarnya, lagu-lagu yang dimainkan di bawah nama Scooterhood terlalu mirip dengan lagu band punk populer Amerika Serikat, Green Day.

“Album yang dulu kita masih cenderung Green Day. Banyak yang komplain ketika kita mau nyoba internasional. “You are so Green Day, dude,” katanya,” ungkap Farre di Gedung iNews, Jakarta Pusat baru-baru ini.

Karena itu, Vespunk harus menggunakan pendekatan lain pada lagu-lagunya. Langkah yang dipilih Vespunk adalah dengan menelusuri sejarah dan nuansa genre-genre lagu yang muncul sebelum (roots) dan setelah (subgenre) punk.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya