Movie Review: Collateral Beauty, Ketika Cinta dan Maut Saling Terkoneksi

Ady Prawira Riandi, Jurnalis
Minggu 18 Desember 2016 13:01 WIB
Collateral Beauty (Foto: Youtube)
Share :

JAKARTA – Meski rentetan film-film blockbusters yang menghiasi layar bioskop, hadir sebuah film baru dengan genre drama yang berpotensi meneteskan air mata para moviegoers.

Dengan konsep cerita yang terbilang unik, Collateral Beauty siap untuk bersaing dengan Rogue’s One: A Star Wars Story dan dua film animasi lainnya, Moana dan Sing.

Collateral Beauty pun memiliki deretan pemain top sebagai pemainnya. Sebut saja Will Smith, Kate Winslet, Edward Norton, hingga Keira Knightley tampil dalam film berdurasi 90 menit ini.

Howard (Will Smith) dikisahkan adalah seorang pemimpin perusahan agensi yang kreatif, dapat diandalkan, dan selalu bersemangat. Ia membawahi tiga orang yang sudah dianggapnya seperti teman sendiri, yakni Whit (Edward Norton), Claire (Kate Winslet), dan Simon (Michael Pena).

Sebuah tragedi menimpa keluarga Howard. Ia kehilangan putri satu-satunya dan membuat dunianya seketika hancur berkeping-keping.

Howard, yang sedari awal memiliki keyakinan bahwa tiga hal, Cinta, Waktu, dan Maut saling terkoneksi dengan manusia, kehilangan arah hidupnya.

Ia menjadi seorang pemimpin yang putus asa, membosankan, sedih, dan memprihatinkan sehingga perusahaan yang dipimpinnya pun mengalami kemunduran.

Tak ingin temannya semakin larut dalam kesedihan, Whit, Claire, dan Simon menemukan cara untuk menyadarkan Howard. Mereka mencoba masuk ke dalam dunia kesedihan Howard dan menciptakan karakter Cinta, Waktu dan Maut seolah nyata di hadapan Howard.

Ketiganya pun menyewa tiga aktor teater untuk memerankan tiga hal kunci tersebut.

Mereka adalah Amy (Keira Knightley) sebagai Cinta, Raffi (Jacob Latimore) sebagai Waktu, dan Brigitte (Helen Mirren) sebagai Maut. Ketiganya mulai masuk ke dalam kehidupan Howard karena selama masa dukanya, Howard selalu menuliskan surat kepada tiga hal tersebut.

Collateral Beauty memiliki sebuah konsep cerita yang unik dengan bermodalkan Cinta, Waktu, dan Maut. Namun sayangnya, pengembangan cerita ini seolah saling bertabrakan satu sama lain ketika unsur drama tak hentinya dimasukkan ke dalam setiap adegan.

Terlalu banyak hal yang harus dicerna oleh para penonton sehingga cerita intinya sendiri seolah lepas dari jalur utamanya.

Collateral Beauty yang memiliki pengertian Keindahan di Sekelilingmu mencoba menawarkan drama keluarga yang mengharukan dari keluarga Howard. Namun demikian, semuanya menjadi sedikit kacau karena setiap karakter di film ini memiliki background story yang menyedihkan pula.

Okezone menilai bahwa film ini memiliki terlalu banyak hal penting yang harus diketahui di samping cerita utamanya yang seharusnya berpusat dalam membahas kesedihan seorang Howard karena putrinya meninggal.

Mungkin David Frankel, selaku sutradara, ingin menyimpan punchline dramanya tetap segar hingga bagian akhir film. Satu momen drama yang mampu meneteskan air mata dengan bantuan kualitas akting mengagumkan dari seorang Will Smith.

Kualitas akting Will Smith dalam film ini di luar dugaan. Ia mampu memerankan seorang ayah dengan tatapan kosong di setiap adegan karena kecewa terhadap dunia yang merebut putri semata wayangnya.

Secara keseluruhan, film ini mendapatkan nilai 6,5 karena beberapa alasan yang disebutkan di atas.

Namun bagi Anda yang sedang bosan dengan film-film blockbusters dan mencari film bergenre drama atau ingin menangis saat menonton film, Collateral Beauty cocok untuk dipilih. Film ini sudah mulai tayang di bioskop-bioskop di Tanah Air mulai hari ini, Kamis (15/12/2016).

(edh)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya