Collateral Beauty memiliki sebuah konsep cerita yang unik dengan bermodalkan Cinta, Waktu, dan Maut. Namun sayangnya, pengembangan cerita ini seolah saling bertabrakan satu sama lain ketika unsur drama tak hentinya dimasukkan ke dalam setiap adegan.
Terlalu banyak hal yang harus dicerna oleh para penonton sehingga cerita intinya sendiri seolah lepas dari jalur utamanya.
Collateral Beauty yang memiliki pengertian Keindahan di Sekelilingmu mencoba menawarkan drama keluarga yang mengharukan dari keluarga Howard. Namun demikian, semuanya menjadi sedikit kacau karena setiap karakter di film ini memiliki background story yang menyedihkan pula.
Okezone menilai bahwa film ini memiliki terlalu banyak hal penting yang harus diketahui di samping cerita utamanya yang seharusnya berpusat dalam membahas kesedihan seorang Howard karena putrinya meninggal.
Mungkin David Frankel, selaku sutradara, ingin menyimpan punchline dramanya tetap segar hingga bagian akhir film. Satu momen drama yang mampu meneteskan air mata dengan bantuan kualitas akting mengagumkan dari seorang Will Smith.