JAKARTA – Selain permasalahannya dengan Mario Teguh, Deddy Corbuzier baru saja terkena kritik mengenai pernyataannya tentang anak-anak Down Syndrome di salah satu acara talkshow yang dibawakannya.
Meski masalah tersebut telah selesai, berlanjutnya isu tersebut, dituding Deddy, merupakan ulah pihak yang sedang berkonflik dengan dirinya.
Konflik tentang anak-anak dengan Down Syndrome tersebut menjadi tunggangan bagi pihak yang ingin menjatuhkan Deddy.
“Yang jadi masalah adalah, kenapa hal itu dijadikan kendaraan provokasi oleh pihak ketiga, yang tidak ngerti apa-apa? Ini kan berarti cari kesalahan. Yang sedihnya, berarti ada oknum tertentu yang menggunakan anak-anak Down Syndrome untuk menjadi senjata melawan saya,“ papar Deddy di Go Spot RCTI, tayang Rabu (23/11/2016).
Menurut Deddy, pihak yang menggunakan kasus tersebut adalah orang terkenal, dan sangat menyayangkan tindakan pihak tersebut, terlebih karena menyangkut anak-anak yang tidak ada hubungannya dengan konflik yang sedang dialami Deddy.
Mengidap penyakit disleksia bersama sang anak, Azka Corbuzier, Deddy menyindir Mario Teguh dengan menyatakan tetap mengakui Azka sebagai anak.
“Kan orang terkenal yang ngomong, orang masalah saya dengan mereka sudah selesai. Mbok yang digunakan jangan anak-anak tersebut. Karena saya tuh disleksia lho, masih saya akui anak,” ucap Deddy.
Terlebih, mengenai isu tersebut, Deddy Corbuzier juga telah menyiapkan bekal untuk melawan serangan dari pihak yang dianggapnya lawan tersebut. Deddy mengungkapkan, dirinya tidak segan menggunakan bekal-bekal tersebut apabila terus mendapatkan serangan.
“Kita lihat. Kalau serangannya bombardir terus-terusan, saya juga punya peluru. Lihat saja,” tutup Deddy.
(edh)