Sebelumnya, ia berencana menggunakan uang tersebut untuk membangun musholla dan naik haji. Tapi apa mau dikata. Uangnya ludes dibawa sang mantan manajer yang pernah bekerja dengannya selama sekitar satu tahun itu.
Hal ini membuat Tarno kapok. Saat ini tak ingin sembarangan meminjamkan uang pada orang lain dan memilih untuk mempercayakan saudara sebagai manajer.
"Ya saya sudah enggak mau lagi (pakai manajer). Hitung-hitung pelajaran bagi saya. Sudah enggak mau minjemin. Sudah ngerti. Ibaratnya sudah kapok," tandasnya.
"Manajernya saudara saja lah," tutupnya.
(edh)