Dia menikah bersama Almarhum suaminya tahun 1946, saat masih berusia 16 tahun. Ia memiliki 13 orang anak, beberapa cucu, beberapa cicit dan beberapa cagah.
Tapi di usia senjanya, sebelum wafat, semangat wanita bersuara lantang ini masih berkobar untuk tetap bisa menghidupkan kesenian Betawi dan berkarya demi pelestarian seni Budaya Betawi.
Mpok Nori sudah bermain Lenong sejak usia 14 tahun. Namanya tidak hanya terkenal di Jakarta. Tapi juga di seluruh Indonesia melalui berbagai tayangan stasiun televisi.
(rhs)