BALI – Musik EDM (electronic music dance) saat ini tengah menyita perhatian, ditambah beberapa hari lalu digelar Dreamfields Festival di GWK, Bali.
Salah satu hal yang menarik adalah, para DJ (Disc Jokey) ternyata tidak 'asal-asalan' memainkan turn table, dan equipment-nya untuk menghasilkan dentuman musik "ajeb-ajeb".
Ternyata, seorang DJ dinilai "jago",dan mampu menarik perhatian party goers dari cara mereka melakukan mixing dan mengkolaborasikan nada-nada elektronik.
"DJ itu dibilang bagus dari cara ngemix lagunya, ada yang main setlist, ada juga tanpa setlist, spontan. Tapi kita suka DJ dari cara mereka ngemix lagu," ujar Anissa Sadino, salah seorang pencinta party asal Jakarta yang jauh-jauh datang ke Bali untuk menikmati suguhan Dreamfields Festival 2014, beberapa waktu lalu.
Tidak sampai di situ, seorang DJ kelas dunia macam David Guetta justru dianggap oleh sebagian pencinta clubbing sebagai DJ yang 'malas'.
"DJ itu ada juga yang kayak David Guetta, karena dia main pakai USB, sisanya sudah edit duluan. Jadi cuma pindahin lagu, jadi cuma gitu doang, malas gitu orangnya," papar Anissa.
Ajang Dreamfields Festival 2014 menghadirkan beberapa DJ kelas dunia, macam Dash Berlin, Goldfish And Blink, Dubvision, Will Sparks, serta beberapa DJ lainnya. Acara ini berlangsung seru, dan sukses.
(rnp)