Ki Kusumo Anggap Pasal Santet Berlebihan

Rama Narada Putra, Jurnalis
Kamis 21 Maret 2013 20:42 WIB
Ki Kusumo (Foto: Rama/Okezone)
Share :

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang Hasanuddin terlibat kasus pengancaman terhadap warga Muhammadiyah. Kasus ini pun berbuntut panjang karena sikapnya dikecam berbagai pihak.
 
BACA JUGA: 1.457 Kecelakaan Terjadi saat Mudik Lebaran 2023
 
Persoalan ini berawal dari status Facebook yang ditulis Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika BRIN, Thomas Djamaluddin. Ia mengaku heran dengan Muhammadiyah yang tak taat dengan keputusan Lebaran yang ditetapkan pemerintah.
 
BACA JUGA: Sandiaga Uno Resmi Pamit dari Partai Gerindra
 
"Perlu saya halalkan gak nih darahnya semua Muhammadiyah? Apalagi Muhammadiyah yang disusupi Hizbut Tahrir melalui agenda kalender Islam global dari Gema Pembebasan? Banyak bacot emang!!! Sini saya bunuh kalian satu-satu. Silakan laporkan komen saya dengan ancaman pasal pembunuhan! Saya siap dipenjara. Saya capek lihat pergaduhan kalian," tulis Andi.
 
Usai kasus ini viral, Andi lantas meminta maaf. "Saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada pimpinan dan seluruh warga Muhammadiyah yang merasa tersinggung dengan komentar saya tersebut," ucapnya.
 
Selengkapnya simak infografis okezone ya!
 
LIHAT JUGA: Denny JA: Saatnya Muslim Dunia Punya Kalender Global Hijriah
 

(rik)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya