JAKARTA - Yogyakarta merupakan daerah istimewa yang dimiliki Indonesia. Dengan budayanya yang bernilai luhur, daerah tersebut melahirkan sebuah grup hip hop yang tak kalah istimewa, yakni Jogja Hip Hop Foundation (JHF) yang sudah berdiri pada 2003.
Didirikan oleh Marzuki Muhammad aka Kill the DJ, grup ini tak hanya digemari oleh masyarakat Indonesia, bahkan masyarakat di negara kelahiran musip hip hop, Amerika Serikat (AS). Oleh sebab itu, AS mengundang JHF untuk melakukan rangkaian tur di AS selama satu bulan lamanya.
JHF rencananya akan berada di Amerika mulai tanggal 12 November sampai 10 Desember 2012. Rangkaian tur ini dimulai dari kota New York dan Bronx, menuju Washington DC, Scottsdale – Arizona, Davis, Santa Barbara, dan berakhir di San Fransisco – California. Selain bernyanyi, tentunya disini JHF akan melakukan workshop, diskusi, artists exchange, dan community gathering.
Hebatnya lagi, JHF merupakan satu-satunya grup hip hop dari Indonesia yang mendapat undangan untuk mengikuti program Center Stage US tersebut. Sebelumnya pada tahun 2011, JHF pernah diundang untuk membuat konser eksklusif di New York dan mendapat review yang memuaskan dari berbagai media di Amerika Serikat.
Begitu istimewakah JHF? Memang, grup ini walau mengadopsi aliran musik barat, tapi masih kental dengan budaya Jawa. Selain lirik juga alunan musik etnik terasa di lagu mereka. Ditambah lirik yang mengangkat tema sosial membuat grup ini patut diapresiasi. Itu juga yang membuat negeri kelahiran hip hop mengundang mereka untuk kedua kalinya.
Pelantun “Jogja Istimewa” ini mendapat undangan khusus dari New England Foundation for The Arts, U.S. Department of State’s Bureau of Educational and Cultural Affairs dan US Regional Arts untuk mengisi salah satu program inovatif yang bernama Center Stage US.
Tujuan dari program tersebut adalah untuk diplomasi budaya dengan tujuan membangun dialog yang mutualis dan kesepahaman yang lebih baik melalui seni-budaya.
Sebelum berangkat ke negeri Paman Sam, JHF akan mengadakan sebuah konser kecil yang bertajuk “Pamitan US Tour” di Jogja Nasional Museum pada Rabu, 7 November 2012. Konser ini pun bebas untuk didatangi oleh siapa saja dan tidak dipungut biaya. Selain konser, mereka juga akan memutarkan video klip terbaru yang berjudul “Song of Sabdatama".
(tre)