JAKARTA - Bekas drummer Netral, Bimo, tetap ngotot menempuh jalur hukum untuk mencabut nama Netral. Hal ini membuat vokalis sekaligus basis Netral, Bagus berada dalam posisi buah simalakama, depan dan belakang adalah para sahabatnya sendiri yang besar bersama di industri musik.
Bimo menjelaskan jika akhirnya Bagus memilih bermusik dengan kawan-kawannya di Netral bersama Coki (gitar), dan Eno (drum), hal itu bukan masalah baginya.
Padahal, kata dia, bersama Bagus sebetulnya sudah memiliki komitmen kuta di band Brutal hingga melahirkan album bertajuk Smau Gue.
Walau sedikit kesal dengan kekisruhan yang ada, namun Bimo menegaskan ia akan tetap berjalan dengan Brutal, dengan atau tanpa diperkuat Bagus.
"Nanti kalau ini sudah selesai, pastinya akan ada pergantian, toh single 'Bobo Siang' (dari album Brutal) juga bukan Bagus kok yang nyanyi, dan responnya oke juga," kata Bimo saat berbincang dengan Okezone di Jakarta, Selasa (28/8/2012).
Bagus yang dihubungi Okezone mengaku belum mengetahui rencana Bimo akan mencabut nama Netral.
"Gue belum denger tuh, dan gue juga gak tahu. lebih jelasnya tanya ke Bimo-nya langsung aja deh," tandas Bagus.
Sebelumnya sudah diberitakan Okezone konflik yang menyeret personel Netral yang digawangi Bagus (vokal, bas), Coki (gitar), dan Eno (drum) gara-gara digelarnya tribute kepada almarhun Miten di Radio Show. Manajemen Netral dan sebagian personel tidak sepakat dengan digelarnya tribute. Selengkapnya bisa baca di sini.
(tre)