JAKARTA - Herman, salah satu korban penipuan promotor MLive yang gagal mengembalikan uang setelah konser Motley Crue gagal ke Jakarta, diperiksa penyidik Polres Jakarta Pusat hari ini.
"Hari ini pelapor utama diperiksa dan 3 saksi juga di BAP, tapi sebenarnya saksinya banyak banget ada di Bandung, ada di Solo juga," ujar Herman ditemui di Polres Jakarta Pusat, Senin (10/10/2011).
Pemeriksaan selanjutnya akan ditentukan dalam dua hari kedepan setelah para penyidik merampungkan pemeriksaan hari ini.
Menurut Herman, proses penyidikan ini harus tetap berjalan, karena ia bersama korban lainnya merasa lelah selalu dibohongi oleh pihak promotor MLive.
Astri Damawanti selaku pimpinan MLive sebelumnya sudah berjanji akan mengembalikan uang pembeli tiket pada tanggal 30 September lalu, tapi gagal. Kemudian para korban saat itu juga melaporkan Astri ke Polda Metro Jaya, lalu dilimpahkan kasusnya ke Polres Jakarta Pusat.
Astri kembali menebar janji akan mengembalikan uang kepada para korban pada Kamis, 6 Oktober pekan lalu. Lagi-lagi janji sebatas janji.
"Proses harus terus jalan, kita sudah lelah dibohongi, bilangnya mau diberesin mulai tanggal 30 September, 6 Oktober sampai hari ini tapi hingga detik ini belum ada yang terima uang," tandas Herman.
(tre)