JAKARTA – Kasus dugaan penipuan yang dilakukan promotor MLive kembali mencuat. Beredar broadcast message yang menyerukan pembeli tiket Motley Crue untuk datang ke Polres Jakarta Pusat.
Janji promotor MLive Astri Damawanti untuk segera mengembalikan tiket calon penonton konser Motley Crue rupanya tidak cukup menenangkan. Hari ini muncul seruan untuk para pembeli tiket mengadu ke Polres Jakarta Pusat.
“Siang ini jam 14 kami akan bersama-sama ke Polres Jakpus, Jl. Kramat Raya untuk kelanjutan kasus penipuan pasal 378 yang dilakukan oleh terdakwa Astri Damawanti dari Mlive Muzic selaku promotor konser Motley Crue. Diharapkan rekan-rekan korban penipuan untuk hadir juga bersama kami dengan membawa photocopy voucher penukaran tiket konser Motley Crue dan KTP. Kami juga mengharapkan rekan-rekan media untuk hadir serta mendukung kami dengan liputannya. Mohon broadcast kembali berita ini. Terima kasih atas dukungan dan kerjasamanya,” demikian isi pesan yang diterima Senin (10/10/2011) siang.
Okezone segera menghubungi Astri Damawanti selaku pihak yang dituduh melakukan penipuan. Astri mengaku telah menepati janjinya.
“Aku hari ini juga sudah melakukan pengembalian kok, dari Jumat kemarin juga uangnya sudah dibalikin. Itu kan secara bertahap, udah banyak kok yang kita balikin, kemarin itu orang-orangnya sudah kita telepon satu-satu buat dibalikin. Bahkan, hari Jumat kemarin ada yang nyamperin ke rumah sakit. Intinya pengembalian tetap berjalan, terserah ada saja deh kalau ada yang kayak gitu,” ungkap Astri lewat telepon selulernya.
Astri heran mengapa masih ada pihak yang merasa ditipu olehnya dan melanjutkan masalah ini ke kepolisian. Ia menyatakan tidak takut diadukan.
“Aku bukannya nantang ya, tapi silakan saja kalau mau dilaporin. Aku benar kok, sampai detik ini pengembalian uang tetap berjalan, ngapain juga aku bohong. Aku tawarkan mau dibalikin langsung atau transfer,” ujarnya.
“Mungkin ada yang punya masalah dengan aku dulunya sampai kayak gini, aku enggak ngertilah pokoknya. Kayaknya promotor lain juga enggak gini-gini amat,” tukasnya. (ftr)
(ang)