JAKARTA - Theresia Pardede mewakili Komisi X DPR RI memaparkan hasil pembicaraan dengan kelompok band yang sedang digandrungi remaja Tanah Air, Gugun Blues Shelter.
Awal Theresia atau yang dikenal dengan sapaan Tere ini memanggil GBS ke DPR karena membaca berita-berita peliputan GBS soal prestasi mereka di kancah dunia. Termasuk kritik pedasnya kepada pihak pemerintah dan Kementrian Budaya dan Pariwisata khususnya, yang selama ini kurang mendukung musisi di jalur musik modern.
“Kritik itu kan seperti cabai dalam masakan. Kalau porsi dan komposisinya tepat, justru membuat hidangan lezat dan kian bergizi. Tapi kalau enggak jelas malah bikin sakit perut, hehehe,” ucap Tere saat berbincang dengan okezone melalui BlackBerry Messenger (BBM), Selasa (19/7/2011).
“Jadi, prinsipnya kritik itu baik selama konstruktif dan berbasis solusi,” lanjutnya.
Selanjutnya, penyanyi yang pernah meraih Platinum Award untuk album berjudul 'Awal Yang Indah' itu berjanji akan melakukan upaya mediasi melalui lembaga formal antara musisi Indonesia dengan pihak pemerintah, untuk menjalankan program yang berkesinambungan.
Momentum pertemuan dengan GBS sekaligus untuk memperjuangkan kebijakan yang dihasilkan DPR melalui undnag-undang. Diharapkan nantinya undang-undang tersebut berpihak kepada para pelaku seni dan budaya.
“Jangan sampai para pelaku seni budaya yang mengharumkan nama bangsa lama-lama fade up (memudar) dari negeri ini,” tutur istri musisi Eka Nugraha itu.
(tre)