JAKARTA - Banyak cara orang-orang bisa mendapatkan lagu Dewiq. Bahkan kata Dewiq, ada yang rela jual kebun kelapa sawitnya demi bisa nyanyiin lagunya.
Dewiq sebetulnya tidak menyamaratakan label harga pada lagu-lagu hasil kreasinya. Bahkan karena sosoknya yang perasa, dalam suatu cerita, Dewiq menuturkan, pernah dirinya memberikan lagu pada orang lain secara cuma-cuma, hanya gara-gara hatinya tersentuh.
“Soal lagu gue harganya abstrak ya. Ada orang yang ngasih (uang) sekian, sampe mata gue mau keluar. Ada juga orang yang bilang ’bos gw punya duit cuma segini. Gue jual kebun kelapa sawit gue’, hah ngeri banget sampai begitu. Gue sampai terharu lihat orang pengen nyanyi. Sampai pernah gue kasih aja tuh lagu. Itu penghargaan gue aja sama Pay buat orang itu,” tutur Dewiq, di Hard Rock Café, EX Plaza, Senin (18/10/2010).
Wanita kelahiran Makassar ini pun tak selalu klik dengan orang yang ingin mendapatkan lagunya. Jika suara vokal tidak klop dengan lagu, kata dia, tugasnya Pay lah yang menolak secara halus pada orang tersebut.
“Kalau gue suka ngasih yang suaranya pas. Sebelumnya kan gue tes suara dulu. Kalau bagian penolakan gue gak tegaan. Gue gak suka bikin orang drop. Bagian penolakan gue suruh Pay aja. Nanti Pay bilang nanti latihan lagi ya,” katanya.
Berarti Dewiq orangnya memang benar-benar perasa banget ya?
“Sebenarnya gue kurang professional. Gue bagian ngulek aja deh bagian dapur. Gue gak mau bikin orang sakit hati,” tandas Dewiq.(tom)
(uky)