JAKARTA - Pengunggah video porno Ariel masih terus diselidiki polisi. Orang yang pertama kali mengunggah video itu ternyata menggunakan fasilitas free wifi
"Iya, kira-kira begitulah," ungkap Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang, yang ditemui di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (7/7/2010).
Sayang, Edward masih enggan membagi informasi lebih lanjut terkait orang pertama yang meng-upload video mesum Ariel di dunia maya. Seperti kemarin telah diberitakan, dia cuma menyebut inisial nama 'K'.
"Biarlah itu menjadi inisial dulu. Saya baru mendapatkan data tersangka delapan orang dan itu belum termasuk di dalamnya pengunggah pertama. Jadi masih dikembangkan lagi oleh Bareskrim sampai mampu menemukan sumber awalnya dan akan kita beritahu. Tapi untuk sementara kita menahan dulu informasinya," jelas Edward.
Dia memaparkan, orang yang pertama kali mengunggah video itu di dunia maya menggunakan fasilitas wifi.
"Seperti yang saya bilang kemarin, ini diawali dari satu tempat yang sangat umum sifatnya. Jadi banyak orang yang bisa menggunakan dan mengakses lewat situ (wifi)," katanya.
(ang)