JAKARTA - Usai berakting di film Ayat-Ayat Cinta (AAC), Carissa Puteri terlibat film The Tarix Jabrix. Carissa berharap film itu meledak seperti AAC.
"Saya harap penonton puas melihat film ini. Mudah-mudahan film ini booming seperti AAC," harap Carissa di Planet Hollywood, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (16/4/2008).
Beralih dari film drama ke komedi tak membuat Carissa kesulitan. Dia mempelajari karakter dengan diskusi bersama sutradara dan pemain lain.
"Kesulitan dalam film tidak ada. Saya belajar secara otodidak. Waktu reading pun mepet banget," katanya.
Berperan sebagai Callista, adik ketua geng motor gede, Carissa mau saja. Baginya, dalam memilih sebuah peran dapat ditentukan dengan membaca sinopsis film dan naskah.
"Setelah membaca naskah, saya bisa memilih karakter di film. Kalau suka dan ada tantangannya, saya coba. Lagipula, ada pesan moral di film ini bahwa geng motor tidak identik dengan kekerasan dan narkoba," jelasnya.
(ang)