Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jalani Pemeriksaan, Ibunda Ade Namnung Dicecar 22 Pertanyaan

Go Spot , Jurnalis-Rabu, 29 Februari 2012 |15:39 WIB
Jalani Pemeriksaan, Ibunda Ade Namnung Dicecar 22 Pertanyaan
Ibunda almarhum Ade Namnung (Foto: Mega Laraswati)
A
A
A

BOGOR - Ibunda Ade Namnung, Hariningsih memenuhi panggilan penyidik Polsek Babakan Madang, Sentul, Bogor, Selasa, 28 Februari kemarin.

Hariningsih menjalani pemeriksaan keterangan saksi pelapor, atas laporan Ramon Papana terkait kasus pengrusakan dan pencemaran nama baik.

Hariningsih dicecar 22 pertanyaan terkait kedatangannya ke rumah Ramon pada 4 Februari 2012. Dia juga membawa saksi saat datang ke kediaman Ade Namnung, di kawasan Sentul, Bogor.

Menjalani pemeriksaan secara maraton selama enam jam, Hariningsih bertekad memperjuangkan kebenaran yang diyakininya. Bahkan, dia juga tak takut kasus pengursakan dabn perbuatan tidak menyenanghkan yang dilaporkan Ramon itu bergulir ke persidangan.

"Alhamdulillah semua pertanyaan bisa saya jawab dengan baik. Pasti lelah, tapi enggak apa-apa. Kita jalani saja bersama-sama dengan tim kuasa hukum," jelasnya.

Hariningsih yakin dirinya tak bersalah atas kasus hukum yang membelitnya itu. "Saya enggak merasa bersalah," imbuhnya.

Kendati akan membuktikan kebenaran yang diyakininya, Harnigsih membuka pintu damai dengan Ramon Papana.

"Saudara Ramon sudah mendahului di ranah hukum, kita pun tidak serta merta mencabut laporan. Kita tetap menjalankan proses ini, kita serahkan untuk diselesaikan untuk mendapat keadilan," ungkap kuasa hukum keluarga Ade Namnung, Sunan Kalijaga.

Kuasa hukum Ade Namnung, atas penggelapan dana di rekening Ade Namnung. Sebelumnya, Rizal Prasetyo, adik Ade Namnung juga telah melaporkan Ramon atas perbuatan tidak menyenangkan. Ramon juga dilaporkan terkait data otentik identitas.

Jika melihat justru memanaskan peringatan 40 hari kepergian Ade Namnung yang akan  Jumat, 9 Maret 2012.

"kami selaku kuasa hukum juga akan melaporkan Ramon atas penggelapan berkaitan dengan masalah perbankan, dalam hal ini rekening. Di mana setelah almarhum menghembuskan napas terakhirnya pada 30 Januari, pada 2 Februari, dan 16 Februari terjadi transaksi dana-dana yang mengurangi rekening almarhum," tandas Sunan.

(nsa)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement