Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kalau Tak Ada Film Impor, Bioskop Sepi

Iman Herdiana , Jurnalis-Kamis, 28 Juli 2011 |14:00 WIB
Kalau Tak Ada Film Impor, Bioskop Sepi
Ilustrasi film (Foto:okezone)
A
A
A

BANDUNG - Dengan disetopnya impor film box office Hollywood sebenarnya justru merugikan bangsa ini. Pasalnya, warga berbondong-bondong menonton di luar negeri dan membelanjakan uangnya di sana.

Menurut Ketua Forum Film Bandung (FFB) Eddy D Iskandar, fenomena itu merupakan dampak dari larangan dari penghentian film impor di bioskop Indonesia. Jika pemerintah tidak menemukan solusi soal film impor, Eddy khawatir malah makin banyak lagi pecinta film yang terbang ke Singapura atau Thailand untuk nonton film Hollywood. "Sehingga kita rugi. Yang diuntungkan malah bangsa lain," ujarnya kepada okezone.

Kerugian juga dialami oleh industri bioskop tanah air. Mereka akan kehilangan penonton film Hollywood yang selama ini justru menjadi andalan pendapatan. "Bioskop kan perlu film bagus. Jika tidak ada film impor, akan kurang pasokan. Jadi kasihan mereka (pengusaha film bioskop)," terangnya.

Salah satu fungsi film Hollywood bagi bioskop, jelas Eddy, untuk menarik perhatian penonton. Pasalnya, hingga saat ini daya tarik film Indonesia belum bisa menyaingi pesona film box office Hollywood.

"Film kita belum bisa menyedot jumlah penonton lebih besar dari film asing. Jadi film asing sebenarnya menghidupkan bioskop dalam negeri," tegasnya.

(ang)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement