JAKARTA - Film besutan Hanung Bramantyo, Sang Pencerah, dijadwalkan akan diputar di sejumlah bioskop di Australia. Film ini bercerita tentang pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan.
Dua bulan setelah Sang Pencerah dirilis, banyak permintaan yang datang dari Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia (PPIA). Ternyata, film tersebut tak hanya diputar di kalangan pelajar Indonesia saja, PPIA berhasil meyakinkan bioskop dan asosiasi perfilman di Australia untuk menayangkan film yang sepanjang 2010 mendapat jumlah penonton tertinggi, yakni 1.108.600 penonton.
“Kami ingin memperlihatkan seperti apa sesungguhnya wajah Islam itu kepada masyarakat Australia. Setidaknya penonton memiliki pemahaman lain bahwa Islam tidak selalu keras dan fundamentalis. Kebetulan film Sang Pencerah di Indonesia merupakan film terlaris dan dipuji di Indonesia,” jelas Ketua PPAI di Victoria, Melbourne Nanda Rachmadianto dalam press rilis yang dikeluarkan MVP Picture di Jakarta, Kamis (24/3/2011).
Rencananya, Sang Pencerah akan ditayangkan di tiga bioskop di dua kota, Sydney dan Melbourne mulai Sabtu, 26 Maret 2011. Selain itu juga akan ada pemutaran khusus di Universitas Woolongong.
Penanyangan di Negeri Kanguru itu merupakan bagian dari perjalanan panjang Sang Pencerah. Seperti telah diberitakan, sejak rilis pada 8 September 2010, film tersebut tak hanya diputar di jaringan bioskop, melainkan juga ‘bergerilya’ ke daerah-daerah pelosok.
Banyak sekali permintaan dari kota-kota kecil yang tidak memiliki gedung bioskop, dan film tersebut terpaksa diputar di forum-forum khusus. Pihak MVP Picture juga tengah merencanakan merilis DVD/VCD-nya.
(nov)