JAKARTA - Musisi Gesang sudah tiada, namun semangat maestro musik keroncong Indonesia itu belum habis. Karena itulah, yayasan bernama ‘Tembang Gesang’ memberi penghargaan pada 15 orang yang memiliki dedikasi tinggi terhadap profesinya.
Yayasan yang dibentuk keluarga almarhum Gesang itu memilih 15 orang, yang disebut sebagai Mutiara Bangsa. Profesi ke lima belas orang yang dianggap memiliki jiwa sosial itu sangat beragam. Mulai dari seniman, musisi, aktivis lingkungan, pengusaha, hingga pengangkut mayat.
“Lima belas orang ini adalah mereka yang telah mengabdikan hidup mereka untuk kebaikan orang lain. Mereka bekerja tanpa pamrih untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar penggagas ‘Tembang Gesang’, Paul Bernadhi, saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, belum lama ini.
Paul menambahkan, kelimabelas orang itu dipilih berdasarkan usulan yang datang dari masyarakat. Mereka diharapkan bisa memberi inspirasi bagi semua orang, seperti yang dilakukan almarhum Gesang.
"Tembang Gesang merupakan seruan untuk mengajak kepada kebaikan. Gerakan ini lahir sebagai wujud apresiasi untuk mengenang mendiang maestro keroncong Indonesia, Gesang," jelasnya.
(nov)