JAKARTA - VJ Mike mendapatkan peran pria homo (penyuka sesama jenis) di film Love and Edelweiss. Demi mendalami peran tersebut, Mike kerap menciumi foto bibir pria yang disimpan di ponselnya.
"Saat gue terima tantangan di peran ini menjadi seorang homo, tadinya senang karena gue dapat peran pembunuh. Bisa dapat karakter lain. Tapi dia homo. Ya sudah, gue jalani. Gue ambil foto bibir cowok, gue simpan di HP. Kalau perlu gue ciumi nih HP. Untuk mendalami karakter harus ada jembatan," tutur Mike yang ditemui di Planet Hollywood, Jakarta, Senin (19/4/2010).
Dalam mendalami karakter pria homo yang pembunuh itu, artis yang lahir dengan nama Mike Lucock ini sampai harus didampingi psikiater. Pasalnya, Mike khawatir akan keterusan menjadi homo.
"Yang ditakuti, gue kena self shock yang sering menimpa prajurit saat perang. Jadi psikiater ini membalikkan kondisi gue ke awal lagi," terangnya.
Pemain film Rumah Dara ini bersyukur ditemani psikiater yang dapat membimbingnya menjalankan peran dengan baik. Sebab, Mike hampir menyerah tak berhasil memerankan homo dengan baik.
"Pas reading satu minggu, gue bilang sama psikiater yang dampingi gue, gue enggak bisa. Padahal gue sudah pegang-pegang tangan, paha, tapi tetap enggak bisa. Selama proses pembuatan film ini, 22 hari syuting dan 3 minggu reading, gue selalu didampingi psikiater karena dia tahu kesulitan gue apa," tandasnya.
(ang)