JAKARTA - Konten kreator Siskaeee mengumumkan rencananya untuk ikut turun ke aksi demonstrasi pada Rabu (28/10/2026). Tak sekadar hadir, ia juga berniat membagikan buku kepada peserta aksi.
Rencana itu disampaikan Siskaeee melalui utasnya di Threads pada Rabu (28/10/2026) pagi. Dalam utasnya, dia turut menyinggung pengalaman dua kali dipenjara dalam kasus pornografi yang sering menjadi bahan pembicaraan publik.
Alih-alih menganggap pengalaman tersebut sebagai aib, Siskaeee justru menyebutnya sebagai bagian dari pandangannya terhadap kondisi negara. Dia juga mengkritik apa yang dinilainya sebagai sikap hipokrit dalam penerapan keadilan.
“Dipenjara 2x karna pornografi bukan sebuah aib bagiku. Justru aku membuktikan sendiri begitu hipokritnya negara ini,” tulis Siskaeee.
Dia mengakui pernah mendekam di sel yang sempit dan pengap. Namun, menurutnya, pengalaman itu tidak membuat pikirannya terkungkung oleh dogma, propaganda, maupun kebodohan.
Siskaeee kemudian menyinggung berbagai hinaan yang sering dilontarkan netizen kepadanya. Dia menyebut sejumlah ejekan yang pernah diterimanya, mulai dari penampilan fisik hingga statusnya sebagai residivis.
Meski begitu, dia menolak jika dirinya disebut bodoh. Siskaeee menilai orang yang melontarkan hinaan semacam itu justru sedang memperlihatkan sikapnya sendiri.
“Kamu bisa ngatain aku ‘jelek, gendut, wc umum, residivis’. Tapi kamu gabisa ngatain aku ‘bodoh’ karna kamu sedang mempertontonkan kebodohanmu sendiri,” lanjutnya.
Siskaeee mengaku ingin bertemu langsung dengan orang-orang yang selama ini menyindirnya. Dia bahkan berencana menanggapi komentar tersebut sambil membaca buku di lokasi demonstrasi.
“Selamat pagi! Hari ini aku akan bagi-bagi buku di aksi!” tulisnya.
Menurutnya, membandingkan dua hal memang tidak serta-merta membuat suatu argumen menjadi benar, tetapi perbandingan bisa digunakan untuk menunjukkan persoalan dalam penerapan keadilan.
“MEMBANDINGKAN 2 HAL TIDAK MENJADIKANNYA BENAR,” tulisnya.
Siskaeee menutup unggahannya dengan menyatakan tidak ingin lagi meladeni komentar netizen melalui Threads. Dia memilih untuk menanggapi mereka secara langsung apabila bertemu di lokasi aksi.
“Udah ah nanggepin di utas! Ntar ketemu di aksi kutanggepin sambil baca buku,” tulisnya.
Adapun rencana aksi dijadwalkan pada Rabu (28/10/2026) pukul 14.00 WIB. Aksi massa ini mengusung panggung tuntutan bertajuk #IndonesiaSadar dengan menyuarakan "Lika Perintah Rakyat" (LAPAR).
Diperkirakan 2.500 massa akan turun ke langsung pada puncak aksi.
(kha)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri