JAKARTA - Pegiat lingkungan sekaligus konten kreator, Jerhemy Owen mengungkapkan kondisi dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan yang dirasakan masyarakat Kalimantan.
Hal itu diungkapkan Owen dalam sebuah unggahan di akun Threads miliknya pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Dalam unggahan itu, ia menuliskan bahwa masyarakat di Kalimantan tak hanya berhadapan dengan kabut asap namun juga kekeringan.
“Kebayang gak, di negara kita yang indah ini ada masyarakat di kalimantan yang harus berhadapan dengan asap dan kekeringan,” tulis Owen, dikutip Minggu (25/10/2026).
Ia mengungkapkan bahwa masyarakat hanya bisa mandi satu Minggu sekali dan air dipakai berulang-ulang. Bahkan ia mendapat satu cerita dari relawan di Kalimantan Tengah terkait kondisi mereka yang sudah banyak menderita muntaber akibat masalah sanitasi.
“Mandi seminggu 1x. Air dipakai berulang-ulang. Setelah mandi, air dipakai untuk masak, cuci baju, cuci piring. Tadi diceritain sama relawan di Kalimantan Tengah kalau kondisi mereka udah banyak yang sakit muntaber karena masalah sanitasi ini... sakit banget denger nya,” ungkap dia.