Kendati demikian, bakat seni dan panggung Bekti rupanya sudah terasah sejak dini. Sekolahnya kerap mengikutsertakan Bekti dalam berbagai pentas pertunjukan dan seni teater.
"Dulu sih aku waktu masih kecil dulu ikutan lebih ke seni gitu ya. Seringnya malah lebih kepada baca puisi, lomba puisi, lomba acting. Ternyata memang sudah ada dasar aku senang tampil," papar presenter yang sempat memandu acara Tralala Trilili tersebut.
Kini, Bekti merasa bangga sekaligus antusias karena dipercaya memandu ajang cerdas cermat modern berformat edutainment. Baginya, memandu Juara Kelas membawanya kembali ke masa kejayaan tontonan anak era 90-an.
"Ini menjadi kembali lagi mengingatkan zaman kita dulu kecil. Dulu nontonnya Cerdas Cermat. Nah, sekarang itu mirip-mirip seperti itu, tapi ini lebih seru karena aku yang bawain acaranya," pungkas Bekti.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq berharap kompetisi ini dapat mendorong anak-anak mengembangkan kemampuan akademik dan karakter positif.