Gamyla menjelaskan bahwa Aron disebut dimasukkan ke tempat rehabilitasi berbasis pesantren atas keputusan ibu kandung mereka. Menurutnya, keputusan itu diambil karena sang ibu sudah tidak sanggup menghadapi perilaku Aron dan berharap adiknya bisa berubah menjadi lebih baik.
Namun, Gamyla mengklaim Aron justru melarikan diri dari tempat rehabilitasi tersebut. Ia juga menyebut adiknya kini tinggal di rumah orang lain dan tidak berani pulang ke rumah keluarga.
“DIMASUKIN KE REHAB PESANTREN OLEH IBU KANDUNGNYA YG SUDAH GAK KUAT MENGHADAPI TINGKAHNYA, DENGAN HARAPAN ANAK INI BENER TOBAT. MALAH KABUR DARI REHAB SEKARANG NUMPANG DIRUMAH ORANG (GAK BERANI PULANG) DAN MAKIN JADI BUAT DRAMA PENCULIKAN!!” lanjutnya.
Tak berhenti sampai di situ, Gamyla juga menyebut bahwa pengakuan Aron mengenai penculikan sengaja dibuat untuk kembali menarik perhatian publik. Tujuannya agar namanya kembali menjadi perhatian karena dirinya akan merilis lagu baru dalam waktu dekat.
“DIA SENGAJA BUAT DRAMA UNTUK NAMANYA NAIK LAGI UNTUK PROMO LAGU YANG DIBUAT DI TEMPAT REHAB. INI KEGADUHAN SENGAJA DIA BUAT UNTUK KEPENTINGAN PROMO LAGU!!!” tulisnya.