Dalam penggarapannya, Kadri menggandeng Nando Satoko, yang dikenal lewat lagu Taragak Pulang. Kolaborasi ini mempertemukan pengalaman Kadri dengan energi generasi muda, sekaligus menjadi upaya memperkenalkan musik Minangkabau kepada pendengar di luar Sumatra Barat.
Tak hanya melalui musik, Kadri juga menghadirkan cerita lagu tersebut dalam sebuah video musik garapan DVH Bale. Teluk Bayur, yang dikenal sebagai salah satu pelabuhan bersejarah di Sumatra Barat, dipilih sebagai lokasi pengambilan gambar.
Pemilihan Teluk Bayur selaras dengan tema lagu yang berbicara tentang perjalanan, jarak, keberangkatan, dan kepulangan. Latar tersebut sekaligus memperkuat nuansa Minangkabau yang menjadi bagian penting dari keseluruhan karya.
Melalui Mambangkik Batang Tarandam, Kadri mempertemukan kisah cinta yang berakar pada tradisi dengan eksplorasi musik alternative. Lagu ini sekaligus melanjutkan narasi dari karya sebelumnya, dengan menghadirkan perspektif baru tentang cinta, adat, dan kenangan yang kembali muncul setelah lama terpendam.
(kha)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri