ANW kemudian keluar dari room untuk mengambil ponselnya yang ketinggalan. Namun saat kembali ke room, dia tidak mendapati DYP di ruang tersebut karena sedang ke toilet. Dia kemudian memilih duduk di sofa berdampingan dengan Betrand Peto.
“Dia ditarik ke toilet, dipaksa untuk berhubungan badan, dan dilakukan kekerasan. Makanya sudah dilakukan visum. Intinya, terjadi pelecehan dan kekerasan,” ungkap Nathaniel Hutagaol, kuasa hukum korban di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 13 September 2026.
Korban menegaskan, sempat memberikan perlawanan fisik saat Betrand Peto memaksanya untuk melakukan hubungan badan. “Dia langsung menyerang saya. Saya sempat melawan. Karena itu, badan saya lebam-lebam,” tutur ANW.*
(SIS)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri